| (pengganti)
Performance ini merupakan respon dari respon. Pada
tanggal 14 September 2001, pemerintah Amerika Serikat
mendeklarasikan Hari Berduka Nasional dengan mengajak
orang-orang di seluruh dunia untuk melaksanakan perenungan
selama tiga menit bagi korban kehancuran World Trade
Centre.
Tiga menit merupakan durasi perenungan yang paling
lama yang pernah dilakukan di dunia Barat untuk korban-korban
pembunuhan masal.
Saya memutuskan untuk "mendaur" ulang
standar "tiga menit renungan" dan menerapkannya
kepada semua struktur negara bagian - negara - yang
bertanggung jawab atas kematian atau perlakuan yang
salah kepada orang-orang sebagai akibat kebijakan
luar negeri dan domestik mereka.
Untuk tiap negara ini, saya mengajak berbagai orang
untuk bergabung dengan saya sebagai kolaborator dalam
performance ini. Saya jelaskan bagaimana proyek ini
dimulai dan kemudian meminta seseorang tersebut untuk
memilih suatu tempat dimana dia ingin laksanakan
performance tersebut. Setiap negara di dunia, tertera
menurut urutan alfabet di ajak untuk melakukan tiga
menit renungan untuk korban kebijakan luar negeri
(dan kebijakan domestik ) di negara tersebut.
Untuk membebaskan diri dari pilihan pribadi, saya
bekerja menurut daftar negara menurut urutan alfabet
yang secara resmi diakui oleh PBB. Secara kebetulan,
negara pertama yang muncul dalam daftar ini (menurut
alfabet bahasa Perancis) adalah Afghanistan.
Untuk tiap performance, saya membawa buku yang hanya
berisi halaman kosong dan sebuah kronometer. Setiap
saya melakukan performance ini saya membuka halaman
buku. Sehingga halaman berikutnya secara konseptual
berhubungan dengan negara yang melakukan tiga menit
renungan ini. Anda bisa memegang buku itu atau tidak;
anda bisa membacanya atau tidak; anda bebas untuk
mengadopsi posisi fisik bagaimanapun yang membuat
anda dapat menyampaikan gambaran mental dari Negara
ini. Kita biasanya melakukan tiap tiga menit renungan
ini dengan tidak bergerak. Posisi duduk biasanya
merupakan posisi yang lebih nyaman untuk melaksanakannya.
Bagian ini merupakan bagian yang dioperasikan menurut
peluang yang ada, untuk tiap meeting kita tentukan
negara mana yang akan melaksanakan tiga menit renungan
ini berikutnya. Untuk tiap aksi ada suatu gabungan
antara gambaran mental kita tentang negara tersebut
dan variasi lingkungan dari tempat yang kita pilih
untuk melaksanakan "tiga menit renungan" ini.
Ini selalu menjadi pengalaman yang unik. Kami bertemu
dan berdiskusi sebelumnya dan meneruskan pembicaraan
tersebut setelah tiga menit renungan tersebut. Kadang
diskusi itu berjalan selama berjam-jam kadang hanya
beberapa menit. Sejak bulan September 2001, saya
telah melaksanakan 91 perenungan tiga menit bersama
lebih dari 91 orang.
I ask each participant to choose a location to perform
this piece within their city. The choice is totally
open : the participant can choose any kind of place
to do the performance. Locations chosen by previous
participants included for example :
- Three minutes of silence for Ghana in a private bathroom
in front of a falling Communist Party flag, Beijing, China
- Three minutes silence for Finland at a door to the Forbidden
City where public executions where held during the reign of
the Last Emperor in Beijing, China
- Three minutes silence for Cuba, on the ferry between Staten
Island and Manhattan, while passing in front of the Statue
of Liberty
- Three minute silence for South Korea in the in front of Slobodan
Milosevic having his trial in the International Court for War
Crimes in former Yugoslavia, The Hague, Netherlands
- Three minutes silence for Indonesia : On the private balcony
of an apartment in Santiago, Chile
... and many others.
Tiap partisipan bebas memilih lokasi tertentu di Bandung, Yogjakarta
atau Solo, agar kita dapat melaksanakannya bersama-sama.
Kita dapat bertemu dulu di suatu tempat atau langsung menuju
tempat yang telah dipilih oleh partisipannya.
- Contact me, and take appointment
Mohon untuk menghubungi saya untuk mengatur pelaksanaannya
- Think about a place you would like to do it.
Mohon pikirkan tempat dimana anda ingin melaksanakannya.
- Meeting, conversation together and performance.
Pertemuan, membahas bersama dan performance.
Translasi dari Perancis ke Ingres : Doug McColeman & Francesca
Jordon
Translasi dari Ingres ke Bahasa Indonesia : Suzy Septaviana
Terima kasih :
Galerie Séquence, Chicoutimi, Québec / Événement
Réciprocité, Canada / Festival «Déranger
l’espace», Québec / Esse/Galerie Clark,
Québec / M. Bernard Garcia, collectionneur, Paris /
Esther Ferrer, artiste, Paris / Événement Egeszsegedre,
USA / Da Dao Festival, Beijing, R.P. de Chine / Festival Coalition,
Chili / B+PAC, Indonésie / Engrenage Noir, Canada /
FADO, Canada / Chaine Culturelle de Radio-Canada, Canada / Événements
Wed Action et Solo Action, Indonésie / Arahmaiani, artiste,
Indonésie / Conseil des Arts du Canada, Canada / Aide
au déplacement du Conseil des Arts et des lettres du
Québec.Québec/ Everyone who collaborated on this
project. |